Latest Tweets:
Hei, this my first time in write the Tumblr.
Before I have a Tumblr account, I already have a blogspot account is http://craemylove.blogspot.com
I love to write, writing can I spill all my feelings, pain, happy and sad. I am happy to do so by pouring into a short story.
I am very happy to share their stories in cyberspace, because cyberspace with my story can be read by all. I hope I can inspire
Dit, jika kamu bisa membaca tulisan ku. Pasti kamu bisa mengerti kenapa aku sampai rela melepaskan semua yang ada.
Dit, sebenarnya aku masih sangat sayang sama kamu. Tapi sifat mu yang seperti itu yang membuat ku lelah untuk berusaha bangkit bersamamu. Aku sengaja membuat mu sakit, supaya kamu tidak melihat ku menangis di belakangmu, agar kamu kecewa dan mencari pengganti ku yang lebih baik.
Aku sudah bilang kan, kalau sampai kapan pun aku enggak akan pernah bahagia dengan keputusan ku ini, tapi ini demi kamu dit. Jika kita kembali bersama, dan menjalani hari bersama. Aku yakin kamu enggak akan intropeksi diri dan tidak pernah menyadari kesalahan mu. Mungkin dengan cara ini, bisa membuat berusaha dan mempunyai ambisi untuk berubah.
Carilah pasangan yang benar-benar menerima mu apa adanya. Dan mencintaimu lebih dari aku mencintaimu. Aku pasti bahagia mendengar kamu sudah bahagia bersama orang lain.
Dan hanya satu pesan ku, bahwa aku selamanya akan mencintaimu. Disini di tempat yang sama, Selalu ada tempat kosong di hati ini untuk mu dit. Selalu ada. Bahkan jika kamu meminta ku kembali di saat kamu sudah berubah, pasti aku akan menerima, KARNA AKUSAYANGKAMUDIT SELALUSAYANGKAMURADITYAPUTRA.
Malam ini kita berdua sama-sama memutuskan untuk tidak lagi berlari bersama, bermimpi bersama, bersandar bersama. Kali ini serius. Mungkin tidak ada kata “kembali”.
Aku yakin, dia akan lebih baik dan bisa berubah demi dirinya sendiri dan lingkungannya. Dan aku percaya dia akan menjadi lebih baik lagi ketika dia sudah berlari lagi bersama orang lain. Karena aku tau, bahwa itu akan terjadi.
Malam ini aku terpaksa membohongi dirinya kalau aku sudah menggandeng orang lain untuk berlari bersamaku. Padahal tidak ada satupun.
Aku seperti melihat bayangannya yang semakin lama, semakin jauh untuk digapai. Bayangan itu mungkin akan terus menghantui ku 2-3 bulan, atau untuk selama-lamanya? aku tidak tau.
Jika semua orang mengetahui hal ini, maka akan terjadi pihak mana yang egois dan tidak. Dan pasti yang terjadi adalah aku menjadi pihak yang egois dan dia tidak.
Ya Tuhan, Engkau Maha Mengetahui apa yang terjadi. Kuatkan Hamba Mu Ya Allah. Hamba rela melepas kebahagian Hambah jika itu bisa buat di berubah menjadi lebih baik, bukan untuk aku tapi untuk dirinya sendiri dan lingkungannya.
Selama ini, aku belum pernah menemukan pria sebaik dia, selembut dia. Tapi sebaik-baiknya manusia, pasti punya kekurangan juga. Begitu juga dia, karna sifat ekstrovetnya, aku tidak tahan untuk terus berusaha berlari bersamanya.
Selamat tinggal


bukan tentang pernikahan, busana pengantin atau juga undangan pernikahan. Ini bukan lagi impian dan cita di masa mendatang. Semua ini terasa sia-sia. Apa yang aku perjuangkan selama ini ternyata tidak ada sama sekali. Proses yang aku perjuangkan selama hampir 2 tahun, ternyata tidak membuahkan hasil. CAPEK dan LELAH itu yang aku rasakan.
Disaat aku berusaha untuk bangkit dan mengejar, seperti kaki, tangan ku tidak mau mendengar perintah dari otak ku. Seperti kita berlari maraton. Ketika kita lelah dan capek untuk berlari, pasti kita akan berhenti sejenak atau mundur dari perlombaan maraton, karena kita tau bahwa kita tidak mampu lagi untuk berlari. Berhenti sejanak untuk beristirahat dan melanjutkan kembali berlari, sudah aku lakukan, tapi aku tetap merasa lelah dan capek untuk menghadapi lari maraton ini. Akhirnya mundur dari lari maraton, adalah keputusan yang tepat, agar aku tidak merasakan capek dan lelah. Seperti itu juga hubungan ku saat ini. Disaat pasangan ku meminta ku untuk terus berusaha dan menerima dia apa adanya, aku merasa capek dan lelah untuk terus berusaha mengerti dia.
Berbagai cara telah aku lakukan, seperti mengingat mimpi kita bersama, janji kita di masa depan. Tapi semua itu tidak ada gunanya lagi kita kita merasa semua itu susah di capai karna kita memang tidak kuat dan tidak bisa.
Dia terus saja, memaksakan kehendaknya untuk terus berusaha menggandeng tangan ku untuk berlari maraton, tapi aku lelah aku capek. Tapi di satu sisi aku masih mau ingin berlari maraton bersamanya untuk meraih masa depan bersama. Tapi ketidaksanggupan ku untuk menghadapi sikapnya sudah tidak ada lagi, itu yang membuat ku mundur.
Apa yang harus aku perbuat. Apakah aku harus terus berlari bersamanya ketika aku merasa ini kaki dan tangan ku tidak bisa bergerak lagi tetapi otak terus saja memerintahkan ku untuk terus berlari.
what should I do?
Kata-kata setahun bagi ku mungkin bukan kata-kata yang baru dalam hubungan.
Tapi berbeda dengan hubungan ku saat ini. Dia adalah pria terakhir yang aku pilih dan semoga pilihan ku tidak salah.
Sampai saat ini, dia masih menjadi pria yang terbaik dari yang terbaik. Mungkin aku melihatnya dari sisi kedewasaan dia dalam mengerti aku, dan menjaga aku sampai saat ini. Dan hal yang terpenting adalah saat dia mempertahankan ku dengan segala cara.
Beberapa hari terakhir, aku terus menggoda dia dengan berkata aku akan mencari pria yang lebih baik dan lebih ganteng. Dan dia malah berkata keras “JANGAN” dan “TIDAK BOLEH”. Lalu aku bertanya kenapa dan dia menjawab karna kamu adalah milik ku sekarang, nanti dan selamanya. Dan bagaimanapun caranya dia akan tetap dan akan selalu mempertahankan aku untuk selalu di sisinya, walau aku sudah tidak mau untuk bersamanya. Dia akan berusaha mencoba membuat ku untuk tetap bersamanya.
Kalau orang bilang itu munafik, gombal atau lebay. Tapi TIDAK bagi ku, karna aku memang orang yg fucking gombalan. Lantas kenapa? Akui sajalah kalo kita kaum wanita emang suka d sanjung oleh pasangan kita. Memang pada akhirnya itu tergantung pada pribadi masing-masing. Tapi bagi aku, aku adalah orang yang suka di gombalin dan di sanjung. Karna dengan begitu aku tau, seberapa jauh pasangan kita mengerti kita.
“Saat ini, nanti dan selamanya”
Bagi ku menoleh dan menceritakan masa lalu itu adalah hal yang paling aku benci. Dari masa-masa SD hingga SMA. Rasanya terlalu banyak cerita sedih dan rasanya aku tidak memiliki kenangan yang baik selama masa itu.
Bagi ku, itu kenapa aku menghindari namanya “REUNI” atau semacam acara kumpul-kumpul. Bagi ku acara reuni adalah dimana kita berkumpul bersama para sahabat lama dan membicarakan hal-hal lucu yang menjadi kenangan selama pada masa itu. Tetapi karena aku tidak selalu mempunyai kenangan baik dan hal-hal lucu, sepertinya aku tidak tertarik untuk berkumpul maupun meceritakannya kepada orang lain. Bahkan aku tidak berani menoleh kebelakang untuk memikirkannya.
Terkadang, aku berpikir apakah aku yang memang tidak pandai bergaul sehingga aku tidak dapat menciptakan kenangan dan hal lucu dalam masa-masa itu. Entahlah, sampai saat ini, aku juga tidak pernah menemukan jawabannya. Mungkin karna aku terlalu takut untuk mencari jawaban tersebut.
Tapi, saat ini aku memiliki beberapa kenangan baik dan hal-hal lucu yang dapat aku ceritakan di masa depan, yaitu ketika aku mulai memasuki masa kuliah ku di UGM. aku bersyukur Tuhan masih memberikan ku kesempatan untuk memasuki salah satu universitas terbaik. Aku bangga bisa belajar dan mengenal dekat teman yang kini akan selalu menjadi teman terbaik dalam hidupku.
Kelak, ketika orang banyak bercerita masa-masa paling indah dalam hidupnya dari TK hingga SMA. Mungkin bagi ku tidak. Mungkin aku akan memulai kisah hidupku dari aku mulai memasuki masa-masa kuliah, karena disanalah aku mulai mendapatkan ketenangan untuk dekat bersama orang lain. Dan mendapatkan kisah terbaik dalam hidup ku.
Jadi, jangan salahkan aku. Jika aku tidak ingin berkumpul dan bercerita tentang masa-masa sekolah ku dari SD hingga SMA. karena menurutku itu adalah nightmare bagi ku.
Aku mau selalu punya waktu untuk mencocokkan warna dasimu. Mencium tangan dan menunggu sampai kau menghilang di ujung pintu. Masuk rumah, menulis dan memasak sampai nanti kau pulang — mengecup keningku.
(Source: swagforday, via nendraprimonik-deactivated20121)
Rasanya begitu bahagia di cintai dan disayangi sama seseorang yang begitu sangat mencintai kita.
Sebelumnya aku tidak pernah bermimpi akan dicintai seseorang seperti dia Raditya Putra.
Saat aku mulai menyukai dulu, aku tidak pernah menyangka akan dicintai dan disayangi oleh mu seperti saat ini
Enggak pernah menyangka bahwa kamu orang yang seperti itu. Rasanya seperti mimpi sayang.
Sampai rasanya aku tidak ingin terbangun dari mimpi itu, itulah kenapa aku sangat takut dan gak rela kamu tersakiti oleh ku nanti.
Aku takut, cintaku tidak dapat membayar semua cinta mu yang kamu berikan.
Sampi akhirnya kamu nyanyikan I won’t give up - Jason Mraz untuk ku. Di saat itu ak benar-benar menyadari bahwa, sejauhnya aku pergi dan melepaskan tangan mu. Kamu akan tetap mengejarku dan memeluk erat tubuhku.
Terima kasih Tuhan, Engkau telah mempertemukan ku dengannya. Sekarang sudah hampir 1 tahun aku berjalan dengannya.
Semoga mimpi 6 tahun bersama dengannya dapat terwujud. Tuhan jagalah dia untuk selalu. Selalu untuk ku. Aku mincintai dia Tuhan, lebih dari diriku sendiri
Dia adalah anugerah terindah yang pernah Engkau berikan untuk ku.
Terlalu banyak seyuman dan canda tawa ketika aku bersama mu
Terlalu banyak kebahagiaan dalam hubungan kita
Terlalu banyak mimpi dan angan-angan ketika sedang duduk berdua
Terlalu banyak pujian dan panggilan sayang ketika kita bercanda
Terlalu banyak kesabaran dan semangatmu yang kamu berikan ketika aku merasa sangat jatuh dalam kehidupan.
Dan terlalu banyak kelebihan mu dibanding kekurangan mu, bahkan
Ketika aku marah, benci, dan aku mencacimaki mu, kamu hanya bisa diam, meminta maaf, dan memelukku. Kamu tidak bisa marah. Raditya Putra
Betapa berutungnya aku memiliki mu, kamu tidak lagi pantas disebut sebagai “cowok” tapi kamu lebih pantas di panggil seorang “Pria”
Kemarahan, kekesalan hatimu, kegundahan hatimu luluh begitu saja ketika aku memelukmu.
Setidaknya kata itu yang dia ucapkan ketika drama telah berakhir.
Komitmen dan juga cita-cita yang menguatkan kaki ini untuk tidak beranjak dari sisimu. Ini adalah sebuah gambaran yang sebenarnya. Percaya akan masa depan itu ada.
Bersama 6 bulan telah banyak cerita dan juga perubahan yang terjadi demi hubungan ini. Dari tangisan atas drama hubungan.
Dan dari itu semua, kamu masih tetap bertahan dan memegang tangan ini dan meninta untuk selalu tetap ada.
Terima kasih Raditya putra untuk tetap bertahan dengan orang yang memiliki spesialisasi membuat orang lain marah, kesal, khawatir, dan menangis. Pilihan mu untuk tetap disampingku yang membuat ku selalu merasa beruntung karena memilih dan memilikimu.
Singer Whitney Houston died Saturday in Beverly Hills, according to law enforcement sources.
Authorities are trying to determine a cause of death. It’s unclear whether she died at a hotel or in a residence, said the source, who asked to remain anonymous because the investigation is ongoing.
Houston, 48, was in the Los Angeles area for a musical tribute to music executive Clive Davis and had performed and spoken to reporters earlier in the week.
Photo: Whitney Houston in 2009. Credit: Getty Images
(Source: Los Angeles Times)